Kelak hati akan gundah disaat hati bicara tentang cinta. Perasaan bimbang selalu menyelimuti di setiap waktu. Kuingin menyatakan cinta, namun ketakutan yang selalu datang. Isi hatuiku benar – benar tulus untuk menyayangi dan mencintai mu. Hanya dirimu yang selalu ku ingat disetiap waktu, jelita wajahmu selalu menyinari hatiku. Lajur waktu terus berputar hatiku terus bertambah menjadi rasa yang besar. Hatiku terus berkata – kata, hanya namamu yang selalu di ucapkan. Sungguh besar perasaan hatiku padamu dan sungguh membuat aku lupa untuk ingat pada diriku sendiri. Yang ku ingat hanya dirimu selalu, yang ku sebut hanya dirimu selalu, dan yang ku lihat hanya dirimu selalu. Seolah – olah dirimu telah menghantui ku dan dirimu telah merasuki jiwaku dan ragaku. Jikan dirimu menjadi kekasihku, ku akan selalu membahagiakan mu, jiwa dan ragaku akan ku serahkan hanya untuk mu selalu. Kasih apakah kau punya perasaan sama sepertiku kepada dirikmu. Jujur hatiku berkata kuingin kau jadi kekasihku bahkan ku ingin kau menjadi pendamping hidupku, Tapi ku hanya bisa berserah diri kepada Yang Maha Kuasa dengan apa yang akan Ia berikan. Harapku hanya satu kuingin semua harapnku tercapai. Ya Tuhan kabulkanlah perminyaanku ini. Hanya kepadamu aku meminta dan hanya kepadamu aku memuja.